by

PAGARI Jajaki Kerja Sama Perumahan Kampung PAGARI

-Berita-382 views

PAGARINEWS.COM, Mataram – PAGARI NTB bersama Presiden Pagari,  Ahmad Taufik hadir dalam pertemuan dengan  salah satu pengusaha sukses di NTB H. Rusni pada hari Rabu (2/12).

Dalam pertemuan tersebut Presiden Pagari menyampaikan beberapa program yang bisa dikolaborasikan dengan Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) Kota Mataram tersebut. Salah satunya adalah rencan mewjudukan Kampung PAGARI NTB yang telah lama dinisiasikan oleh PAGARI.

Gayung bersambut. Pengusaha property di Mataram tersebut memaparkan keginginannya untuk membangun 100 unit rumah dengan cicilan tanpa bunga, tanpa sita, tanpa pinlati, namun denda masih dikenakan dengan alasan untuk mendisiplinkan debitur.

Pesyaratan yang diberikan juga cukup ringan dibandingkan dengan mengajukan KPR di tempat lain.

“Foto KTP, KK atau SIM bagi yang memiliki, akan tetapi bagi yang tidak memiliki cukup ingat namanya saja,” ujarnya berkelakar.

“Jika tidak mempunyai uang untuk biaya notaris, cukup dengan tanda tangan diatas materai, begitupun juga jika uang muka (DP) tidak cukup, akan  disesuaikan dengan kemampuan, dan kalau toh tidak mampu juga maka cukup dengan setor muka saja”, tambahnya sambil senyum.

Jangka waktu pembiayaan untuk KPR yang ditawarkan aalah maksimal selama lima belas tahun, fleksibel. Intinya dalam rentang waktu lima belas tahun harus lunas.

“Umpamanya harga 200 juta selama lima belas tahun. Harga tersebut akan dibagi selama 180 bulan akan menghasilkan angsuran sebesar 1.,1 juta setiap bulannya. Itulah yang akan disetor, jika tidak mampu bisa dibawahnya, bisa menyetor 700 ribu dan seterusnya, yang penting selama lima belas tahun itu dapat dilunasi,” paparnya.

Saat ini pengusaha yang sekaligus sebagai Ketua olah raga tarung drajat Kota Mataram ini diamanahkan tanah seluas 556 hektar, dan rencananya akan membangun rumah sebanyak 1.500 buah di 3 kabupaten di NTB yaitu Lombok Barat, Lombok Utara dan Kota Bima.

Menanggapi tawaran tersebut, Ahmad Taufik founder Riba Crisis Center menyambut baik dan akan membicarakan lebih lanjut bersama Tim PAGARI untuk mematangkan segala sesuatunya.

“Kita harus menunjukkan bahwa kita bisa melakukan bisnis tanpa harus bergelimang dosa riba, sehingga akan menarik orang untuk bergabung dalam bisnis ini”, ujarnya.

Ketua Pagari Lombok Barat Ishak menambahkan bahwa apa yang disampaikan oleh H. Rusni sebenarnya sejalan dengan planing PAGARI selama ini. Ia mengharap pertemuan berikutnya lebih dimatangkan sehingga konsep bersama tersebut dapat terwujud di daerah NTB. (SN/IS)

News Feed